Part Of My Life

 Haayy skiiuuu❤😺😺,
 this my journey 31 Agustus 2022

Pagi dipenghujung Agustus saya kali ini di sapa dengan gombalan bernada sedikit tinggi dari ibunda tercinta. " Bintang, bangun udah jam berapa ini" . Ya beliau mama tercinta saya. Setelah melewati beberapa part gombalan, akhirnya dengan izin Allah dan restu mama papa Bismillah saya membuka mata, untuk membetulkan kembali posisi selimut setelah menerima tarikan maut mama. Ehh canda, ya nggak doongg. Untuk bangkit dari nikmatnya pelukan selimut lah. Selanjutnya saya pergi ke kamar mandi untuk mengeluarkan sisa sisa pencernaan, mandi, dan wudhu pastinya karna shalat tanpa wudhu tidak sah. Lanjut setelah itu saya shalat subuh, memakai seragam, dan tahapan yang paling tidak saya sukai adalah memakai hijab(mudawarah), karna sepertinya hijab enggan untuk bertahta di puncak kepala saya. Kayak nggak pernah rapi wee, saya iri dengan tegak paripurna nya hijab teman teman (tutor nya kakak, biar tetap slayyyy). Lanjoootttt saya mempersiapkan bekal dan baju olahraga. Yapp!! Hari ini olahraga. Honestly, saya kurang menyukai jam olahraga, yaa karna gerah kali cooyy, hijab nya di lilit lagi kan gerah weee, bikin nggak semangat olahraga, apalagi nggak ada yang nyemangatin, nggak deng canda. Nggak butuh juga siihh. Setelah berhasil melewati drama pagi hari, saya siap untuk menyapa mentari pagi ini. tapii tidak bagi kakak saya, sepertinya menyandang prinsip 'nggak asik kalo nggak telat', ya udah seperti biasa kakak saya sangat lelet dan itu membuat saya selalu telat, ya mau gimana lagi nggak ada yang nganter selain dia, atau ada nggk yang mau antar jemput saya(?). Ga usahh!! Perjalanan pagi dipenuhi hiruk pikuk rutinitas pagi manusia-manusia pejuang rupiah, jalan jalan dipenuhi lalu lalang orang yang terburu buru untuk mencari nafkah agar dapat menghidup diri sendiri atau pun keluarganya, atau yang masih berjuang untuk memperoleh pekerjaan terbaiknya. kita doakan mereka semua diberikan kemudahan oleh Allah dalam menjalankan aktivitasnya. Pasar sudah mulai dipenuhi pejuang rupiah yang menjajakan dagangan nya berharap segera dijajal pembeli. Parkiran dan halaman di depan sekolah di penuhi anak anak yang menjemput ilmu. Tetapi masih ada saya lihat selama perjalanan anak anak yang tidak sekolah, yang alasan nya itu tidak diketahui pasti, bisa saja keterbatasan ekonomi ataupun rasa malas, menjadi alasan anak anak tersebut tidak sekolah, sangat disayangkan, bukannya sudah ada aturan bagi masyarakat untuk dilaksanakannya wajib belajar 12 tahun, seharusnya kita sebagai generasi penerus bangsa menggunakan kesempatan belajar itu dengan sebaik baiknya, agar kelak kita dapat merubah kondisi negara kita ini. Kita sebagai anak anak yang alhamdulillah masih Allah berikan rezeki, mungkin dalam hal ekonomi, kesehatan, dll. Mari kita gunakan kesempatan ini dengan sebaik baik nya, jangan sampai ada penyesalan yang  datang di akhir. Yaahh udah jauh dari pembahasan intinya , lanjut deh, pagi ini cuacanya berbeda dari cuaca beberapa hari yang lalu, pagi ini cuacanya masyaallah sangat indah, matahari bersinar cerah, suara burung yang masih menyapa tuannya, udara pagi yang lembut membelai pipi (lebih ke dingin siihh) menjadi penyemangat di pagi hari ini walaupun sebenarnya saya sudah telat. Sesampainya di sekolah dan benar saya sudah telat, teman teman sudah mulai dengan pembiasaan pagi yaitu shalat dhuha. Saya yang sudah telat, berjalan dengan cepat, menuju mesin finger print lalu, cepat cepat menuju kelas untuk meletakkan tas dan mengambil perlengkapan shalat saya, lalu melakukan nya seperti biasa. Setelah itu kami di beri instruksi untuk menuju kelas melanjutkan pembelajaran selanjutnya, pembelajaran berlangsung lancar sampai jam sekolah selesai. Lalu kami di izin kan untuk pulang. Saya dan teman teman saya langsung menuju ke tempat biasanya kami dijemput oleh orang tua masing masing. Lalu saya menunggu sedikit lama, dan saya melihat dari kejauhan kereta kencana tiba bersama penunggangnya, yaaa. Ituu diaa yang saya tunggu. saya berjalan kearahnya degan persaan sedikit senang, karna tidak biasanya kakak saya datang lebih cepat , saya menaiki kuda besi tersebut, dan kami pun sampai di tujuan yaitu tempat untuk kita mendapatkan kedamaian, ketentraman, dan rasa aman, juga dapat melepas rasa lelah. Rumah



Yeaah skiiuu, sekian dari sayaa😃😁
Have a Nice Day❤
Babhaayyy👋👋


Komentar

Posting Komentar